Catatan Telegram Messenger

by 19:20 0 komentar


Bukankah sudah ada Whatsapp? Bukankah ada BBM? FB Messenger? Kakao? YM? Skype? Viber? Gtalk aka Hangout? Line? WeChat? Dan lainnya...

Setidaknya itu yang sering ditanyakan waktu kali pertama diperkenalkan tentang telegram. Kami pun demikian. Kami? Iya kami, anggap saja mewakili Covata dan Fathimah hehe..

Apa lebihnya? Aku merasa sudah cukup kok dengan Whatsapp. Dan 'sejuta' pertanyaan khas lainnya.

Lalu apa jawabnya? Baik-baik saja. Udah ya, sampai jumpa lagi.. Eh, kok gitu!



Ya kalau niatnya sekadar ngobrol-ngobrol via chat, memang gak jauh bedanya kok. Jadi ya udah, gitu duank. Lhaa? Pentung nih pentung!

Hehe.. Coba sendiri, itu baru bener. Baru bisa merasakan bedanya. Ya okelaah, akhirnya kami coba sendiri. Cari ikon playstore, 'ceklik' , search ketik telegram, 'ceklik' install,  tunggu sampai selesai, dan 'ceklik' open!

Ada Registrasi, normatif.. ikuti saja, trus terima SMS, konfirmasi kode, dan trataaaa... Selamat datang di telegram. Ooh seperti ini... Hmm, masih biasa aja, huehue..

Ta'aruf bentar memang gak bakal bisa mengenal banyak. Yuk marilah kemari yuk, kami perkenalkan yang namanya telegram.

Kami gak bakal bahas apa itu telegramnya, dan sejarah pendirian sampai detail-detail lainnya yak. Sekilas pandang, ditatap lama-lama, kemudian diceritakan.. Gitu lah kira-kira #opo seh!

Otreh, yang jelas yang kami rasakan, enaknya pakai Telegram adalah sebagai berikut:




1. Lebih ringan
Jelas lebih ringan, kan percakapan grupnya masih sedikit. Eh, engga, bukan itu.. suwer.. Emang sih baru mulai masih dikit, tapi secara konsep dan kenyataan memang lebih ringan. Bahkan ini sudah gabung di grup rame, bahkan supergroup yang lebih dari 1000 orang anggotanya dan aktif, masih santai dan baik-baik saja.

Beda konsep memangnya?

Di Telegram, data percakapan dan data lainnya di letakkan datanya di dunia awan-awan, alias di cloud. Apa itu? Data server yang banyak yang.. yang.. sehingga.. sehingga.. Wis pokoknya gitu lah, ntar malah rumit jelasin teknisnya hehe..,  Intinya data history percakapan enggak ditaruh di local HP kita. Hanya di load seperlunya saja, sesuai request atau permintaan. Kalau ada 2 device yang jalan pun, semua bisa nge-load history nya tanpa ribet memindahkan backup datanya. Engga ada istilah restore jadinya.

Sehingga kalau percakapan di grup ruamee serta panjang kali lebar kali tinggi dan masih dikali  jari-jari dan phi kuadrat, halah rumus apa ini, gak bakal bikin berat loading HP, ga bikin hang.

Beda memang ceritanya kalau data-data di storage local HP, kalau sudah bengkak, loading rasanya aduhai berat dan lambreta. Malah-malah, pas pakai messenger sebelah, hapus atau clear grup bikin hang HP. Pengen nangis deh deh deh..

Alhamdulillah dan insyaAllah, di Telegram urusan kasus perdata macam itu relatif aman gak bikin berat loading-loading gituh.

Selain urusan kasus perdata, halah macam pengadilan aja inih, juga persoalan benmarch aplikasinya. Telegram berasa lebih kecil load cpu dan ram nya. Mungkin karena telegram fokus di teks saja, ga ada fitur call voice atau videonya. Jadi lebih ramping dan atletis heheh..




2. ID Telegram yang menawan
Terus terang sebenarnya ini soal privacy dan kemudahan. Saya inget bener, harus ngapalin PIN BBM dengan susah payah karena berkode kombinasi huruf dan angka. Seringnya nyontek, atau kirim bar code. Sedangkan di Whatsapp saya harus sharing nomor handphone biar bisa menghubungi saya, waduh ini privacy banget nomor handphone ituh! Kan nomor kami cantik, unik, dan menarik heheh..

Kalau di telegram, setidaknya ada 2 cara identifikasi..

  • 1) dari nomor handphone, ini jika pertama kali install maka teman-teman di kontak phone handphone akan ikut ter-list sebagai kontak telegram.
     
  • 2) menggunakan username. Nah ini, kalau orang mau kontak ya tinggal bagi  saja username kita. Username ini seperti email, unik dan gak bisa dikembari..

    Dengan @username orang bisa ngontak kita. Meski orang tidak tahu nomor handphone, cukup beritahu saja @username nya saja. Mudah dihapal dan aman privacy nomor telp kita :)

    Contohnya, ya @covatas atau @fathimahbot ;-)





3. Multi Platform
Operating System apa aja oke lah kira-kira.. Android, iPhone, Blackberry, iOS, Windows Phone, Linux. Web browsing pun juga okeh. Kalau pas dipakai bareng-bareng juga bisa, maksudnya gak macam messenger 'itu' meski pake web harus handphone harus tetap konek juga. Gimana sih maksudnya? Ya pokoknya gitu lah hehe..

Telegram bisa dipakai bareng-bareng, atau secara terpisah. Pokoknya oke lah, mau di handphone, di PC, di laptop atau pinjem HP temen :p




4. Fitur Bawaan Telegram
Beberapa jenis tipe chat di telegram :

- Chat Private Message (PM), ngobrol biasa ama temen..
- Chat Group, bisa sampai 200 member
- Chat Super Group, bisa sampai 5000 member mas bro sis!
- Chat Secret Private Message, waduh ini keren.. chat rahasia ceritanya. Hanya kamu dan dia. Maksudnya secret chat ini, obrolan pribadi (berdua tentunya), yang meski kita konek dari beberapa device, maka device utama saja yang menerimanya. Device lain engga, jadi lebih aman. Selain itu ada fitur pilihannya juga data yang di cloud server bisa otomatis hilang sendirinya setelah dibaca beberapa waktu kemudian (self destroy), bener gitu gak yah ceritanya.. setahu kami gitu deh. CMIIW yo.
- Channel, ini buat broadcast gituh. Satu arah, one way, hanya adminnya saja yang bisa berkirim pesan.

Telegram yang punya kemampuan hebat soal upload file, bisa sampai 1.5 GB per file yang diupload, dan belum jelas ada limitasi fup per orang berapa.. sehingga banya yang menjadikan sebagai storage atau tempat penyimpanan file. Kayak boss sayah inih, haduh.. gitu juga deh hehe!





5. Sticker unyu-unyu dan Text Message Menarik
Ini juga menarik, sticker-sticker yang bisa dibuat sendiri saling berkiriman pesan pakai sticker lebih ekspresif. Gak habis-habis rasanya ide-ide orang buat menambah sticker yang ada. Kereen...

Selain itu di telegram dilengkapi dengan modifikasi keyboard, istilahnya markup keyboard. Yang terbaru ada inline keyboard, haduh ini yang ini keren habis. Nanti kalau sudah berkenalan dengan bot bakal lebih ngerti soal inih...




6. Dimanjakan oleh Bot, Grup Diskusi, dan Channel
Ini ceritanya tentang kami, tentang bot, dan tentang kamu.. kamu iya kamu :=P
Banyaknya bot alias robot yang bertebaran di telegram, sangat membantu dan mempermudah hidup #halah!

Bot yang rata-rata berfungsi sebagai 'shortcut' di telegram ini, benar-benar bisa kita manfaatkan dengan leluasa dan nyaman. Bayangkan saja.. buat yang suka download-download, di sediakan bot downloader, suka mendengarkan lagu-lagu, ada. Buat penggemar youtube, ada, wikipedia ada, cari harga barang, ada, jual beli komersial ada, pulsa, ada, senjata-senjata orang IT macam cek whois domain, cek IP, ping, dan lain-lain bisa, terjemah bisa dari bahasa belanda sampai bahasa suku jawa dan sunda ada pun, belajar grammer dan koreksinya ada.. wuih banyak, benar-benar di manja.

Main twitteran malah semakin asyik di telegram, yang biasa malas jadi enak sekali ringan. Dengan bantuan bot, bisa berkirim twitter mudah, dapat notifikasi stream, mereply tweeter, dan melihat twitter teman-teman. Ringan, mudah dan cepat euy!

Buat muslim pun, ada.. alquran, hadits, jadwal sholat, menghitung jarak, rute, reminder, quote, dll ada. Ya itu lah kami! #hehe senyum malu#

Sedangkan untuk grup diskusi yang bersifat public, enaknya bisa keluar masuk sendiri gak harus admin grup yang menginvite/add nya. Enak, jadi ga sungkan minta diinvite gitu loch..

Buat penggemar film, korea drama atau drama jepang, malah sangat up to date di channel-channel tersedia.




7. Satu aplikasi multi guna
Itu yang bener-bener kami rasakan, karena banyak yang bisa disambungkan dengan telegram membuat beberapa aplikasi lain di handphone bisa di uninstall. Ya macam downloader foto/video dari instagram/facebook/youtube. Tools ping domain, calculator, converter, cek cuaca, dan lain-lain.

Makin banyak eksplorasi makin multi fungsi euyyy..





Ya, setidaknya itu sudut pandang kami orang awam tentang messenger telegam. Kami jelas sudah migrasi, chat-chat dan teman-teman dekat sudah pindah haluan. Meski messenger lama juga masih dipakai juga, tapi relatif keseharian ngobrol di telegram, bisa move on gitu lah :-D

Yuk, ketemu kami di telegram.. ^-^

Hasanudin H. Syafaat

Developer

Penyuka seni keindahan fotografi yang dipadukan dalam keindahan program komputer, sehingga seringlah salah berucap lidah menjadi fotogramer (-:

0 komentar:

Posting Komentar